01
Aug
09

Membuat kartun vektor dari foto

Setelah menjelajah dari satu web dan web lain, akhirnya om menemukan cara untuk membuat kartun vektor yang diolah dari foto. Semua trik petunjuk dari berbagai web itu rata-rata sama, membuat wilayah selection, kemudian mengisi nya dengan warna, lalu melakukannya berulang-ulang pada setiap bagian yang dianggap perlu. Namun sayangnya hampir semua petunjuk-petunjuk itu ditujukan untuk user Photoshop, sehingga harus saya adaptasikan ulang ke teknik GIMP, terlebih lagi petunjuk itu sepertinya ditujukan untuk user yang sudah berpengalaman dengan software itu. Nah, kali ini om akan mencoba menyalurkan ilmu yang sudah om dapatkan baik dari referensi maupun pengalaman latihan bervektor kami bersama GIMP.

Seperti apa membuat kartun vektor dari foto itu? Anda bisa melihat sesi before after berikut ini.

ami —–>   hasilvektor

Sebelum anda mengikuti tutorial ini, kami ingin memberitahukan, bahwa semakin detil/spesifik anda membuatnya, semakin rapih hasilnya, dan hasilnya semakin memuaskan. Memang akan membutuhkan waktu yang lebih lama, namun kami yakin akan terbayar dengan hasil pengolahan yang memuaskan.

Okey, berarti tugas anda sekarang tinggal menyiapkan foto anda yang ciamik dan software GIMP nya tentunya.

1. Buka foto anda dengan GIMP. (kalo ukuran foto anda kecil, sebaiknya dibesarkan dulu dengan fungsi Scale. (Image—> Scale Image..))

vektor1

2. Buka jendela layer. Tekan Ctrl+L

vektor2

3. Buatlah satu layer baru dengan mengklik icon pojok kiri bawah jendela layer (Add new layer..).

vektor3

4. Dengan fungsi Paths Tool (pada jendela toolbox) buatlah area kerja pada wajah (pada jendela foto).

Pada proses membuat area kerja, untuk menutup area kerja tersebut (menyambung ujung ke ujung path), gunakan (Ctrl+klik kiri mouse) pada titik pemilihan area bermula pada saat menutup area (dari ujung bulatan yang berwarna putih ke ujung yang berwarna biru/ungu) . Untuk sederhananya area kerja, buatlah bentuk segitiga atau segiempat dulu.

vektor4 vektor5

5.  Sekarang, rapihkanlah area kerja pada bagian wajah tadi. Geser area tersebut ke bagian tepi wajah. (Gunakan pula tambahan ctrl+klik kiri- geser, untuk melengkungkan garis, serta alt+klik kiri – geser untuk menggeser garis).

vektor6

6. Setelah area kerja rapih, kita akan menjadikannya area selection. Pada jendela toolbox dengan tetap pada fungsi Paths Tool, pada bagian Paths di bawahnya, pilih Selection From Path.

vektor7

7. Kembalilah ke jendela toolbox, pilih Bucket Fill Tool dengan pilihan warna kulit atau sesuai keinginan anda.

vektor8

8. Setelah itu, hilangkan fungsi selectionnya dengan menekan Ctrl+Shift+A.

vektor9

9. Sekarang kita akan menggambar mata, bibir dan yang lainnya dengan teknik seperti cara menjiplak. Pertama-tama, kita harus membuat gambar wajah buatan kita tadi menjadi transparan. Untuk menjadikannya transparan, pada jendela layer, geserlah opacity ke arah kiri. Semakin kiri geseran opacity, semakin transparan gambar pada layer tersebut, begitu pula sebaliknya,  semakin ke kanan geseran opacity, semakin solid tampilan gambar pada layer itu.

vektor10

10. Sekarang, dengan teknik yang sama pada nomor 4 s/d 8. buatlah bagian mata nya. Buatlah bagian putih mata terlebih dahulu.

Nah perlu diingat, jika anda sedang bekerja membuat bagian baru, pastikan anda berada di layer dengan kondisi opacity yg transparan (agar anda bisa menjiplak foto aslinya), lalu jika ingin melihat hasilnya dengan baik, opacity tersebut tinggal digeser ke kanan (hingga 100% jika perlu) untuk melihat hasil nya yang solid.

vektor11

Pada pemberian warna mata, kami sarankan untuk tidak menggunakan waran putih murni. Gunakan warna putih lain. Begitu juga dengan warna giginya.

vektor12

11. Kemudian secara bertahap, buatlah bagian bola hitam mata, lingkaran pupil mata, dan pantulan sinar putih pada mata.

vektor13

12. Sempurnakan bagian mata dengan bulu mata atas dan bawah.

vektor14

13. Lanjutkan dengan mata yang lain dan kedua alis mata.

vektor15

14. Setelah itu lanjutkan dengan pembuatan bagian mulut. Untuk bagian mulut, gambarlah dulu area giginya (jika fotonya nampak gigi tentunya).

vektor16

15. Setelah itu, secara bertahap, buatlah bagian sela gigi (buat sela gigi bagian atas saja), bagian bibir, lalu kemilau pantulan cahaya pada bibir.

vektor17

16. Nah sekarang bagian yang agak sulit. Kita akan membuat hidung dan bayangan ekspresi wajah.

Perlu kami ingatkan, sebaiknya jangan mencoba membuat hidung atau telinga dengan cara 4 s/d 8 tadi, mengingat bahwa hidung dan telinga bukan bagian terpisah dengan kulit wajah. penampakan Hidung dan telinga  hanya terletak pada struktur tinggi rendahnya saja bukan? Untuk itu jika ingin membuat hidung/telinga kita hanya perlu membuat bayangan pada sekitarnya saja.

Pertama-tama, Pada jendela layer, hilangkan fungsi visible pada layer kartunnya (yang bertuliskan New Layer) dengan cara meng-klik ikon yang bergambar mata pda layer tersebut. Lalu alihkan fokus (klik) tampilan pada layer bawahnya (bertuliskan Background).

vektor18

17. Pilihlah fungsi Fuzzy Select Tool (pada jendela toolbox) dan klik/pilihlah area lipatan ekspresi wajah (biasanya berwarna lebih gelap), misalnya lesung pipi atao lipatan senyum. Hasilnya anda akan mendapatkan area selection pada bagian-bagian yang lebih gelap tadi.

vektor19 vektor21

18. Selanjutnya pilih fungsi Bucket Fill Toll (pada jendela toolbox), lalu pilih/klik ikon warna-nya. Nah, pada saat memilih warna, pilih/klik icon “click the eyedropper” untuk mengambil sample warna, lalu pilih/klik warna pada bagian lipatan ekspresi tadi (yang berada di wilayah selection), lalu pilih OK, namun JANGAN DULU mengisi area selection tersebut dengan warna pilihan tadi.

vektor22 vektor23

19. Pada jendela layer, aktifkan kembali fungsi visible (icon mata) pada layer kartun vektor  (New Layer). Fokuskan (klik) kembali layer vektor ini.

vektor24

20. Nah, sekarang isilah area selection ini dengan warna pilihan tadi.

vektor25

21. Hilangkan kembali fungsi selectionnya dengan menekan ctrl+Shift+A.

vektor26

22. Lakukan kembali langkah 16 s/d 21 untuk mendapatkan struktur bayangan ekspresi pada wajah untuk pencahayaan yang terang atau jauh lebih gelap.

vektor27

23. Setelah bagian wajah selesai, silahkan lanjutkan ke bagian lain. Di sini om tinggal hanya menyelesaikan bagian kerudungnya dengan lipatan-lipatannya.

(Tips: Karena bagian akhir yang tersisa hanyalah bagian kerudung, kami melakukan trik berikut.

-Buatlah layer baru dan tempatkan di ANTARA layer vektor (New Layer) dan layer foto asli (Background).

-Isi layer kosong tadi dengan warna tertentu, putih keungu-unguan seperti warna kerudung aslinya, misalnya.

- Untuk membuat lipatan-lipatan kerudungnya, gunakan cara 16 s/d 21 tadi).

vektor28

24. Fiuh, akhirnya selesai deh. Sekarang tinggal menyimpan hasil olahan anda ini. Pertama-tama simpanlah dulu (Save As, agar tidak menindih foto asli) dalam format .xcf agar dapat diedit kemudian hari bila diperlukan,  lalu simpanlah kembali (save as) dengan format sesuai keperluan anda, misalnya JPG, BMP, PNG, dan sebagainya.

hasilvektork


15 Responses to “Membuat kartun vektor dari foto”


  1. August 1, 2009 at 6:33 am

    keren … kalo sempat akan saya praktekkan :))

    kalo bisa blognya benar2 fokus tutorial gimp :D biar GIMP makin populer :D

  2. 2 omcalip
    August 1, 2009 at 7:28 am

    ok pak! makasih comment nya… :D

  3. August 12, 2009 at 4:26 pm

    bookmark dulu ah belum sempet nyoba.
    rupanya omcalip yang punya http://sites.google.com/site/tutorialgimp/Home/banner dulu saya email untuk ijin nulis sumber lho hehehehe
    harus sering sering ke sini nih.
    terima kasih mas

  4. 4 omcalip
    August 13, 2009 at 5:28 am

    hehe.. iya pak. sori baru liat juga imelnya. imel yg tutorial gimp itu memang udah ga lama saya buka sejak web tutorialgimp itu saya tutup. soalnya sy pikir ga laku sih. hehe… jadi akhirnya saya buka blog aja di sini.

    iya pak, silahkan menyebarluaskan tutorial ini, agar GIMP semakin laris dan mengurangi pembajakan di negeri ini. :)

  5. August 22, 2009 at 2:09 am

    wah penikmat gimp..jarang2 mas ada penikmat gimp ! salut :D

  6. 6 omcalip
    August 22, 2009 at 2:12 am

    hehe.. makasih dah ninggalin komen ya pak!

  7. 7 joko
    November 13, 2009 at 2:03 am

    hasil akhirnya seperti di trace…..tp lumayan…!

  8. 8 omcalip
    November 14, 2009 at 6:18 pm

    ya… emang maksudnya di trace kali pak. :)

  9. 9 kodachi
    November 28, 2009 at 4:22 am

    bro…boleh minta softwarenya?
    buat belajar….

  10. 10 omcalip
    November 28, 2009 at 5:25 am

    @kodachi: mas nya pake windows/linux apa mac?
    link installernya bisa diliat di sini mas

    http://omcalip.wordpress.com/gimp-itu-adalah/

  11. May 16, 2010 at 4:41 am

    berkunjung kembali pak. sekarang saya mau minta ijin untuk mempraktekkan tutorial ini. hehehehe.
    terima kasih

  12. 12 omcalip
    May 16, 2010 at 10:07 am

    monggo pak. ehe

  13. 13 mida
    January 13, 2012 at 5:39 pm

    wah,,bagus dech diliatnya,pas nyoba susah juga yah..
    salam kenal pak?sukses terus postingannya..

  14. 14 omcalip
    January 14, 2012 at 6:09 am

    Hehe. Iya makasih. Dan sori klo agak sulit. Nanti sy perbaharui and bikin tutorial vektor yg lebih mudah (smoga) :p
    Sent from my BlackBerry®
    powered by Sinyal Kuat INDOSAT


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Using another language?

Top Clicks

  • None

kategori tulisan kami

RSS detik

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: